Langsung ke konten utama

DIPAKSA IKHLAS



Tak ada kabar bukan berarti tak ada perasaan

Kamu tau? ketakutan dari seseorang yang telah menaruh rasa nyaman?

Pergi dan menghilang!


Saya ingin tenang

Tidak menaruh perasaan pada siapapun!

Setiap bangun tidur rasa takut yang saya rasakan!


Bukan tidak menggantungkan seluruhnya pada Tuhan

Namun setiap kali melihat raganya, rasa nyeri dan takut yang datang

Bagaimana mungkin saya akan melupakan

Jika melihatnya bulir asin yang keluar 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

KASIH DIRI

Pada hati yang perlu mencintai diri Peluk hangat dekap diri  Merangkul dalam pengapnya sepi Mengais rapuhnya hati Genggam erat jari jemari Pada insan yang ringkih Sepi dan sunyi Bertaut dalam pengapnya malam  Beserta ocehan pencaci Tak semua ocehan perlu didengarkan Tak semua omongan orang perlu kau masukkan dalam hati Kadang manusia begitu, mengeluarkan seluruh sumpah serapah kata tanpa lihat bagaimana hati dilubuk jiwa. Yang perlu kau lakukan hanya dengan tidak mendengarkan, tutup telingamu dalam-dalam Disana kau akan temukan ketenangan dengan tidak mendengarkan ocehan orang. Saat bumi manusia mulai terlelap dengan tidurnya, 20 November 2022 Catatan Syahrul X Temansenja__

Laksana Luka

Sekedar menghidupi tapi tak mematikan Kala rembulan memancarkan cahayanya yang di hiasi oleh titik bintang Aku terpana pada rembulan yang telah bertuan Aku tersadar bahwa Tuhan ciptakan rembulan dengan begitu menawan Saat itu juga angin malam datang, menyampaikan bahwa semestanya tidak baik-baik saja Mengapa rembulan telah bertuan? Meskipun demikian rembulan akan selalu ada Pada semestanya yang terluka Telinganya akan berusaha mendengar Atas segala keluh saat dunia menghantam habis-habisan Katanya, - Dalil yang sederhana tak perlu panjang untuk dijelaskan Maka ini dari saya, yang kau anggap indah menurut mata Terimakasih, atas segala ilmunya, aku tunggu kamu dengan segala cerita dan ilmu hikmah kehidupan yang fana. 13 Oktober 2023 ifazaf

USIK

Semakin jauh umur ini menghujung. Dengan kaca-kaca pecah yang terselip pada jiwaku. Terikat mengacuhkan indah memori saat itu. Keadaan menyudutkanku pada jatuh. Mataku letih membaca narasi hidup. Anak yang aneh. Yang meminta dirinya selalu diam.  Dalam takdir dukanya. "Tercipta ada" . Hanya untuk membuat bisu. Ambil alih dalam genggam. Yang tak kan kulepas agar tak kan pernah jatuh. (Untuk jatuh yang sebenarnya). Sore Hari Saat Bumi Panas Dengan Ocehan Manusia Bermulut sampah. 25 November 2022