Langsung ke konten utama

RUMAH YANG TAK USAI

 



Pada rumah yang tak kunjung usai.

Dengan kerinduan yang lama ku tahan. 

Pada bait dinding yang menyimpan sejuta impian.

Ada beberapa kasih tanpa bilangan.

Katanya sayang, dari orang tua untuk tuan dan puan.


Ngaji sabar yang bertahun-tahun di tahan.

Kata orang, sabarnya harus di tempa.

Kata ibu, nikmati prosesnya.

Kata bapak, doakan yang terbaik saja.


Pada indah nya rumah yang tiada banding kehangatannya

Dinginnya dinding dari bata

Semoga Tuhan beri kemudahan atas segala rencana

Ridhai segala segala bentuk karsa dan doa


Bondowoso, 12 November 2022

Saat insan yang sedang rindukan rumahnya

Komentar

  1. Sejauh apapun kaki melangkah, Rumah adalh tempat terhangat untuk pulang. Eaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena rumah adalah tempat pulang dan pergi paling indah

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

KASIH DIRI

Pada hati yang perlu mencintai diri Peluk hangat dekap diri  Merangkul dalam pengapnya sepi Mengais rapuhnya hati Genggam erat jari jemari Pada insan yang ringkih Sepi dan sunyi Bertaut dalam pengapnya malam  Beserta ocehan pencaci Tak semua ocehan perlu didengarkan Tak semua omongan orang perlu kau masukkan dalam hati Kadang manusia begitu, mengeluarkan seluruh sumpah serapah kata tanpa lihat bagaimana hati dilubuk jiwa. Yang perlu kau lakukan hanya dengan tidak mendengarkan, tutup telingamu dalam-dalam Disana kau akan temukan ketenangan dengan tidak mendengarkan ocehan orang. Saat bumi manusia mulai terlelap dengan tidurnya, 20 November 2022 Catatan Syahrul X Temansenja__

Laksana Luka

Sekedar menghidupi tapi tak mematikan Kala rembulan memancarkan cahayanya yang di hiasi oleh titik bintang Aku terpana pada rembulan yang telah bertuan Aku tersadar bahwa Tuhan ciptakan rembulan dengan begitu menawan Saat itu juga angin malam datang, menyampaikan bahwa semestanya tidak baik-baik saja Mengapa rembulan telah bertuan? Meskipun demikian rembulan akan selalu ada Pada semestanya yang terluka Telinganya akan berusaha mendengar Atas segala keluh saat dunia menghantam habis-habisan Katanya, - Dalil yang sederhana tak perlu panjang untuk dijelaskan Maka ini dari saya, yang kau anggap indah menurut mata Terimakasih, atas segala ilmunya, aku tunggu kamu dengan segala cerita dan ilmu hikmah kehidupan yang fana. 13 Oktober 2023 ifazaf

USIK

Semakin jauh umur ini menghujung. Dengan kaca-kaca pecah yang terselip pada jiwaku. Terikat mengacuhkan indah memori saat itu. Keadaan menyudutkanku pada jatuh. Mataku letih membaca narasi hidup. Anak yang aneh. Yang meminta dirinya selalu diam.  Dalam takdir dukanya. "Tercipta ada" . Hanya untuk membuat bisu. Ambil alih dalam genggam. Yang tak kan kulepas agar tak kan pernah jatuh. (Untuk jatuh yang sebenarnya). Sore Hari Saat Bumi Panas Dengan Ocehan Manusia Bermulut sampah. 25 November 2022