Langsung ke konten utama

SEM(PURNA)


Purnama menawan

Sempurna tak tergariskan

Tak ada manusia sempurna di mata manusia


Seharusnya kita sadar, semakin mencari sempurna, manusia tak akan menjadi dirinya

Karena hidup adalah kumpulan kejadian diluar keinginan

Tak perlu menjadi sempurna, cukup jadi baik setiap harinya

Jadilah dirimu yang sesungguhnya


Tak perlu menjadi yang terdepan, kamu hanya perlu tempat dimana kekuranganmu diterima

Semakin kamu berusaha menjadi sempurna, semakin purna dirimu yang sesungguhnya


            Kadang manusia demikian, memaksa dirinya untuk menjadi sempurna, memaksa dirinya untuk sempurna dalam pandangan dan komentar orang, sampai dirinya tak menyadari bahwa semakin berusaha menjadi sempurna, didalam dirinya justru akan kehilangan hidupnya sendiri.


         Pesanku hanya satu! cukup menjadi baik setiap harinya, maka hari-harimu akan jauh lebih bermakna dan sempurna, sempurna bukan dimata insan, melainkan dikaca Tuhan, karena Allah nilai hambanya bukan dari cover kesempurnaannya, melainkan dari iman dan taqwa nya. hal ini aku ungkapkan bukan untuk menceramahi, namun justru aku hanya ingin menyalurkan kata hati dari sebagian orang yang juga turut merasakan apa yang dulu aku rasakan. 


                


28 April 2022

22.09.23 Waktu Indonesia Barat

Sebenarnya ini hanya puisi lama, yang sengaja aku jabarkan dalam bentuk narasi agar pembaca bisa jauh lebih mengerti apa yang aku tuliskan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KASIH DIRI

Pada hati yang perlu mencintai diri Peluk hangat dekap diri  Merangkul dalam pengapnya sepi Mengais rapuhnya hati Genggam erat jari jemari Pada insan yang ringkih Sepi dan sunyi Bertaut dalam pengapnya malam  Beserta ocehan pencaci Tak semua ocehan perlu didengarkan Tak semua omongan orang perlu kau masukkan dalam hati Kadang manusia begitu, mengeluarkan seluruh sumpah serapah kata tanpa lihat bagaimana hati dilubuk jiwa. Yang perlu kau lakukan hanya dengan tidak mendengarkan, tutup telingamu dalam-dalam Disana kau akan temukan ketenangan dengan tidak mendengarkan ocehan orang. Saat bumi manusia mulai terlelap dengan tidurnya, 20 November 2022 Catatan Syahrul X Temansenja__

Laksana Luka

Sekedar menghidupi tapi tak mematikan Kala rembulan memancarkan cahayanya yang di hiasi oleh titik bintang Aku terpana pada rembulan yang telah bertuan Aku tersadar bahwa Tuhan ciptakan rembulan dengan begitu menawan Saat itu juga angin malam datang, menyampaikan bahwa semestanya tidak baik-baik saja Mengapa rembulan telah bertuan? Meskipun demikian rembulan akan selalu ada Pada semestanya yang terluka Telinganya akan berusaha mendengar Atas segala keluh saat dunia menghantam habis-habisan Katanya, - Dalil yang sederhana tak perlu panjang untuk dijelaskan Maka ini dari saya, yang kau anggap indah menurut mata Terimakasih, atas segala ilmunya, aku tunggu kamu dengan segala cerita dan ilmu hikmah kehidupan yang fana. 13 Oktober 2023 ifazaf

USIK

Semakin jauh umur ini menghujung. Dengan kaca-kaca pecah yang terselip pada jiwaku. Terikat mengacuhkan indah memori saat itu. Keadaan menyudutkanku pada jatuh. Mataku letih membaca narasi hidup. Anak yang aneh. Yang meminta dirinya selalu diam.  Dalam takdir dukanya. "Tercipta ada" . Hanya untuk membuat bisu. Ambil alih dalam genggam. Yang tak kan kulepas agar tak kan pernah jatuh. (Untuk jatuh yang sebenarnya). Sore Hari Saat Bumi Panas Dengan Ocehan Manusia Bermulut sampah. 25 November 2022